Syukron Muchtar Sosialisasikan Perda Ketahanan Keluarga, Tekankan Peran Guru Ngaji

Anggota DPRD Provinsi Lampung Dapil III (Kota Metro, Pesawaran, Pringsewu), M. Syukron Muchtar, menegaskan pentingnya penguatan ketahanan keluarga sebagai fondasi membangun masyarakat yang kuat.

Hal itu disampaikan Syukron saat menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Lampung Nomor 4 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Pembangunan Ketahanan Keluarga di Aula SMK Muhammadiyah Metro Timur, Sabtu (24/1).

Anggota Komisi V DPRD Lampung sekaligus Sekretaris Fraksi PKS itu menilai perda tersebut sangat relevan dengan kondisi sosial saat ini, terutama bagi masyarakat menengah ke bawah yang dinilai lebih rentan menghadapi konflik rumah tangga.

Menurutnya, ketahanan keluarga tidak hanya berkaitan dengan aspek ekonomi, tetapi juga menyangkut keharmonisan hubungan suami-istri, pola asuh anak, penguatan nilai moral, serta kesadaran menjalankan peran dan tanggung jawab masing-masing.

“Melalui perda ini, kita ingin membangun kesadaran bahwa keluarga adalah miniatur negara. Jika keluarga kuat dan harmonis, maka daerah dan negara juga akan kuat,” ujar Syukron.

Dalam kegiatan tersebut, Syukron menyasar para guru ngaji sebagai peserta utama. Ia menilai guru ngaji memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda sekaligus menjadi penghubung pesan kepada para wali murid.

Menurutnya, sosialisasi kepada guru ngaji memberikan dampak ganda karena pesan ketahanan keluarga dapat diteruskan kepada anak-anak dan orang tua secara bersamaan.

Syukron berharap, melalui sosialisasi Perda Nomor 4 Tahun 2018, kesadaran masyarakat untuk membangun keluarga harmonis dan berdaya semakin meningkat, sehingga melahirkan generasi berkualitas dan berakhlak.

“Ketahanan keluarga adalah investasi jangka panjang. Ini tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah. Jika keluarga kuat, Lampung akan lebih baik ke depan,” pungkasnya.

Exit mobile version