Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman mendorong kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) menjadi calon pemimpin masa depan yang tangguh, berintegritas, dan mampu menghadapi berbagai tantangan zaman.
Hal itu disampaikan Habiburokhman saat menghadiri kegiatan Basic Training HMI Cabang Bandar Lampung di Aula Semergou, Kantor Pemerintah Kota Bandar Lampung, Jumat (9/10/2026).
Dalam sambutannya, Habiburokhman menekankan pentingnya proses kaderisasi dan pengalaman berorganisasi dalam membentuk karakter serta kemampuan kepemimpinan generasi muda.
Ia meminta para kader HMI tidak berkecil hati dalam menjalani setiap tahapan pengaderan. Menurutnya, berbagai tantangan selama berorganisasi merupakan bagian dari proses pembelajaran untuk mempersiapkan diri menghadapi persoalan yang lebih besar pada masa mendatang.
“Adik-adik jangan berkecil hati. Kami dulu lebih parah, tapi berkat dukungan senior, ilmu yang kami dapatkan selama berorganisasi, alhamdulillah berbagai macam tantangan bisa kita hadapi,” ujar Habiburokhman.
Ia berharap kader HMI terus meningkatkan kapasitas diri, memperkuat solidaritas, serta menjadikan pengalaman berorganisasi sebagai bekal untuk berkontribusi bagi masyarakat dan bangsa.
Habiburokhman juga meyakini proses kaderisasi yang berjalan dengan baik akan melahirkan tokoh-tokoh baru yang mampu melanjutkan perjuangan generasi sebelumnya.
“Saya yakin akan lahir pemimpin-pemimpin masa depan, akan lahir Habib Bahar-Habib Bahar baru di masa yang akan datang,” katanya.
Menurutnya, perhatian dan dukungan terhadap kader muda menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan organisasi sekaligus mempersiapkan calon pemimpin masa depan.
Kegiatan Basic Training HMI Cabang Bandar Lampung tersebut mengusung tema “Akselerasi Kaderisasi Raya Membangun Generasi HMI yang Intelektual, Visioner, dan Berintegritas melalui Sinergi Himpunan dan Menjawab Tantangan Zaman”.
Kegiatan itu turut dihadiri Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana, Ketua Bawaslu Provinsi Lampung Iskardo P Panggar, serta Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Eko Bagus Riyadi.
Melalui kegiatan tersebut, Habiburokhman berharap para kader dapat mengikuti proses pengaderan dengan sungguh-sungguh, memperluas wawasan, dan mengembangkan kemampuan kepemimpinan.
Ia menilai organisasi kemahasiswaan memiliki peran strategis dalam membentuk generasi muda yang tangguh, berpengalaman, serta siap menghadapi berbagai tantangan.
Karena itu, ia mendorong agar semangat kaderisasi terus dijaga sehingga HMI mampu melahirkan generasi penerus yang memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, daerah, dan Indonesia.
