Ketua DPRD Provinsi Lampung, Ahmad Giri Akbar, menegaskan komitmen lembaganya dalam mengawal program pelestarian lingkungan serta penanganan konflik satwa liar di Taman Nasional Way Kambas (TNWK).
Pernyataan itu disampaikan saat Giri menghadiri kegiatan Gerakan Bersatu dengan Alam yang digelar Kodam XX/Radin Inten di Kantor Balai TNWK, Labuhan Ratu Lama, Kabupaten Lampung Timur, Sabtu (24/1).
Kegiatan ini turut dihadiri Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Pangdam XX/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi, Danrem 043/Garuda Hitam Brigjen TNI Haryantana, Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah, serta unsur Forkopimda dan jajaran TNI-Polri.
Dalam forum urun rembuk yang membahas pengelolaan kawasan konservasi dan mitigasi konflik satwa liar, Giri menekankan pentingnya sinergi lintas sektor agar kebijakan berjalan efektif di lapangan.
“DPRD akan menjalankan fungsi pengawasan secara optimal agar program pelestarian dan penanganan konflik satwa liar berjalan terarah dan terkoordinasi,” tegasnya.
Ia juga menyatakan dukungan terhadap rencana pembangunan pagar permanen di perbatasan kawasan TNWK dengan desa penyangga sebagai langkah preventif menekan potensi konflik antara gajah Sumatra dan masyarakat.
Selain itu, penguatan Masyarakat Mitra Polhut di desa sekitar kawasan dinilai penting untuk memperkuat pengawasan dan deteksi dini pergerakan satwa liar.
Kehadiran unsur pimpinan daerah dalam kegiatan tersebut mencerminkan komitmen bersama menjaga keberlanjutan ekosistem dan kelestarian lingkungan di Provinsi Lampung.
Usai kegiatan di kantor balai, rombongan melanjutkan agenda dengan meninjau Pusat Pelatihan Gajah Way Kambas sebagai bagian dari rangkaian kegiatan. (*)
