BERITA  

Pelabuhan Panjang Jadi Titik Strategis Mobilisasi Alutsista Super Garuda Shield 2026

BANDAR LAMPUNG – Pelabuhan Panjang, Lampung, kembali menunjukkan perannya sebagai salah satu simpul logistik strategis dalam mendukung agenda nasional berskala internasional. Kali ini, pelabuhan yang dikelola Pelindo Regional 2 Panjang tersebut menjadi titik mobilisasi sejumlah alat utama sistem senjata (alutsista) untuk mendukung pelaksanaan Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Super Garuda Shield 2026.
Dukungan tersebut ditandai dengan sandarnya kapal MV Cape San Juan di Pelabuhan Panjang pada 9 Agustus 2026. Kapal tersebut membawa sejumlah alutsista yang akan digunakan dalam rangkaian latihan bersama antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan militer Amerika Serikat.
General Manager Pelindo Regional 2 Panjang, Hardianto, mengatakan keterlibatan Pelabuhan Panjang dalam mobilisasi logistik Super Garuda Shield menjadi bukti kesiapan infrastruktur kepelabuhanan dalam mendukung kegiatan strategis nasional dan kerja sama pertahanan Indonesia dengan negara mitra.
“Pelindo sebagai perusahaan milik negara senantiasa siap memberikan dukungan dan berkolaborasi dengan Mabes TNI serta seluruh stakeholder terkait dalam menyukseskan kegiatan strategis seperti Super Garuda Shield yang dilaksanakan secara rutin setiap tahun,” ujar Hardianto.
Menurutnya, Pelindo memastikan seluruh aspek pelayanan kepelabuhanan, mulai dari keselamatan, keamanan hingga kelancaran operasional, menjadi prioritas dalam mendukung kegiatan tersebut.
Kedatangan MV Cape San Juan menjadi bagian dari rangkaian mobilisasi logistik untuk pelaksanaan Super Garuda Shield 2026. Dari Pelabuhan Panjang, alutsista yang dibongkar selanjutnya akan didistribusikan menuju Baturaja, Sumatera Selatan, yang menjadi salah satu lokasi pelaksanaan latihan.
Pelaksanaan mobilisasi tersebut sekaligus memperlihatkan pentingnya peran pelabuhan dalam mendukung pergerakan logistik berskala internasional. Proses tersebut membutuhkan koordinasi lintas sektor antara Pelindo, TNI, instansi pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Hardianto menegaskan, Pelindo Regional 2 Panjang berkomitmen memastikan seluruh proses kepelabuhanan berjalan sesuai standar operasional dan ketentuan yang berlaku.
“Kami memahami bahwa kegiatan ini memiliki nilai strategis, sehingga Pelindo berkomitmen memberikan support secara optimal. Mulai dari kapal tiba, proses penyandaran hingga kegiatan bongkar alutsista, seluruhnya kami dukung dengan mengedepankan keselamatan, keamanan, ketepatan dan kelancaran operasional,” katanya.
Super Garuda Shield merupakan agenda latihan militer tahunan yang melibatkan Indonesia dan Amerika Serikat. Selain menjadi sarana meningkatkan interoperabilitas serta profesionalisme personel militer kedua negara, latihan tersebut juga menjadi bagian dari penguatan kerja sama dan hubungan bilateral.
Keterlibatan Pelabuhan Panjang dalam mendukung mobilisasi alutsista tersebut turut mempertegas fungsi pelabuhan sebagai bagian dari orkestrasi logistik nasional. Infrastruktur dan layanan kepelabuhanan dituntut mampu mendukung berbagai kebutuhan strategis, termasuk kegiatan yang melibatkan kerja sama internasional.
Setelah rangkaian Latgabma Super Garuda Shield 2026 selesai, alutsista yang digunakan dalam latihan direncanakan kembali dimuat ke MV Cape San Juan melalui Pelabuhan Panjang pada September 2026.
Pelindo Regional 2 Panjang memastikan koordinasi dengan seluruh pihak terkait terus dilakukan agar proses mobilisasi dan pengembalian alutsista dapat berlangsung aman, tertib dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.***

🎬 Lihat Video
🔊 Klik untuk aktifkan suara
🎬 Lihat Video
🔊 Klik untuk aktifkan suara
Exit mobile version