Prof. Dr. Anna Gustina Zainal, S.Sos., M.Si. menjadi salah satu akademisi dengan rekam jejak panjang di Universitas Lampung (Unila), yang kini maju sebagai calon Rektor Unila periode 2027–2031.
Guru Besar bidang Komunikasi Pembangunan dan Budaya ini telah berkarier sebagai dosen di Universitas Lampung sejak tahun 2000. Perjalanan akademiknya dimulai dari jenjang Asisten Ahli hingga dikukuhkan sebagai Guru Besar pada Desember 2024.
Lebih dari dua dekade berada di lingkungan Unila, Prof. Anna tidak hanya aktif menjalankan tugas sebagai akademisi, tetapi juga dipercaya menduduki sejumlah posisi strategis dalam pengelolaan perguruan tinggi.
Ia pernah menjabat sebagai Ketua Program Studi Diploma Hubungan Masyarakat Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Ketua Pusat Penelitian Budaya Lampung LPPM Unila, Sekretaris Senat Akademik, hingga Wakil Rektor III bidang Kemahasiswaan dan Alumni.
Prof. Anna juga pernah dipercaya sebagai Plt. Wakil Rektor II bidang Umum dan Keuangan. Berbagai pengalaman tersebut membuatnya memiliki pemahaman yang cukup luas mengenai pengelolaan perguruan tinggi, mulai dari bidang akademik, kemahasiswaan, penelitian, hingga tata kelola umum dan keuangan.
Dari sisi pendidikan, Prof. Anna merupakan lulusan S1 Ilmu Komunikasi Universitas Diponegoro yang ditempuh pada 1994 hingga 1999. Pendidikan magister dan doktoralnya kemudian ditempuh di IPB University dalam bidang Komunikasi Pembangunan, Pertanian dan Pedesaan. Gelar magister diraih pada 2007, sementara pendidikan doktor diselesaikan pada 2019.
Rekam jejak akademiknya juga terlihat dari aktivitas penelitian dan publikasi ilmiah. Dalam profilnya, Prof. Anna tercatat memiliki H-Index Scopus sebesar 10 dengan 179 sitasi serta H-Index Google Scholar sebesar 17 dengan 1.112 sitasi.
Sejumlah karya ilmiahnya terbit di jurnal nasional maupun internasional dan membahas berbagai persoalan, mulai dari strategi komunikasi pembangunan daerah, komunikasi antarbudaya, kemandirian petani, komunikasi dalam pembelajaran daring, hingga pemanfaatan media audiovisual.
Pada periode 2024 hingga 2026, karya ilmiah Prof. Anna juga tercatat dalam sejumlah publikasi yang terindeks Scopus maupun jurnal internasional dan nasional terakreditasi.
Selain publikasi ilmiah, Prof. Anna telah menghasilkan sejumlah buku sejak 2017. Karya-karyanya mencakup berbagai tema, antara lain komunikasi, budaya, public speaking, lobi dan negosiasi, hingga komunikasi dalam konteks pembangunan dan masyarakat.Di luar aktivitas akademik, Prof. Anna juga aktif dalam organisasi profesi serta berbagai kegiatan penilaian dan pengembangan mutu pendidikan tinggi.
Ia tercatat sebagai Wakil Ketua Forum Komunikasi Pembangunan Indonesia (FORKAPI) Pusat periode 2025–2029 serta Wakil Sekretaris Umum Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komunikasi atau ASPIKOM Pusat periode 2021–2026.
Prof. Anna juga terlibat sebagai asesor LAMSPAK, tim penilai angka kredit LLDikti, reviewer penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, asesor sertifikasi dosen, verifikator remunerasi Unila, asesor beban kerja dosen, serta reviewer jurnal nasional dan internasional.
Atas kiprahnya di dunia akademik, Prof. Anna pernah menerima penghargaan sebagai Dosen Berprestasi Tingkat Fakultas pada 2022, serta Satya Lencana Karya Satya X Tahun dan XX Tahun.
Dengan pengalaman akademik lebih dari dua dekade, pengalaman menduduki sejumlah jabatan struktural, serta rekam jejak dalam penelitian, publikasi, organisasi profesi, dan tata kelola perguruan tinggi, Prof. Anna membawa modal pengalaman akademik dan manajerial dalam kontestasi pemilihan Rektor Universitas Lampung periode 2027–2031.Pengalaman tersebut kemudian menjadi pijakan bagi Prof. Anna dalam menawarkan arah kepemimpinan Unila ke depan.
Prof. Anna mengusung visi “Menjadikan Universitas Lampung Rumah Inovasi — Berdaya Saing Global, yang Berakar pada Budaya dan Kemandirian Bangsa.”
Visi tersebut dirancang sebagai kelanjutan dari arah besar RPJP Unila 2025–2045 yang menargetkan terwujudnya “Universitas Lampung Berkelas Dunia, Unggul, dan Berkelanjutan.”
Menurut konsep yang ditawarkannya, periode 2027–2031 menjadi masa transisi penting bagi Unila, yakni dari tahap Innovation Based University menuju tahap Research Downstreaming Orientation.
Pada fase tersebut, inovasi tidak hanya diarahkan untuk menghasilkan gagasan dan penelitian, tetapi juga harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat, memperkuat daya saing universitas, sekaligus mendorong hilirisasi hasil riset.
Untuk mewujudkan visi tersebut, penguatan Unila ke depan diarahkan melalui sejumlah fokus utama, yakni penguatan tata kelola perguruan tinggi, inovasi berdampak dan hilirisasi riset, kolaborasi serta reputasi global, dan kepemimpinan yang berbasis pada nilai-nilai budaya.
Konsep “Universitas Lampung Rumah Inovasi” yang ditawarkan Prof. Anna menempatkan inovasi sebagai penggerak perubahan, tata kelola sebagai fondasi, reputasi global sebagai tujuan, sementara budaya Lampung menjadi akar identitas universitas.
Dengan pendekatan tersebut, Unila diharapkan tidak hanya mampu meningkatkan kualitas akademik dan riset, tetapi juga menghasilkan inovasi yang memberikan manfaat nyata, memperluas jejaring kolaborasi, meningkatkan reputasi di tingkat internasional, sekaligus tetap mempertahankan jati diri dan nilai-nilai budaya bangsa.
Semangat “Leading & Impactful” menjadi ruh yang diusung Prof. Anna dalam menawarkan kepemimpinannya untuk periode 2027–2031.
Melalui pengalaman akademik dan manajerial yang telah dibangun selama lebih dari dua dekade, Prof. Anna menawarkan arah kepemimpinan yang menempatkan inovasi sebagai penggerak, tata kelola sebagai fondasi, reputasi global sebagai tujuan, serta budaya dan kemandirian bangsa sebagai akar.
Gagasan tersebut menjadi bagian dari ikhtiarnya untuk membawa Universitas Lampung menjadi perguruan tinggi yang unggul, berdaya saing global, inovatif, berdampak, sekaligus tetap berakar pada budaya dan kemandirian bangsa.***
