BERITA  

Pelabuhan Panjang Siapkan Operasional Kapal Ro-Ro, Keselamatan Jadi Prioritas

banner 468x60

 

BANDAR LAMPUNG — Pelindo Regional 2 Panjang memperkuat koordinasi dengan berbagai unsur maritim guna memastikan keselamatan dan keamanan pelayaran di Pelabuhan Panjang, Lampung.

Langkah tersebut dilakukan melalui rapat koordinasi yang diinisiasi Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Panjang, Kamis (24/9/2026), di Ruang Akhlak Pelindo Regional 2 Panjang.

Rapat tersebut membahas upaya pencegahan kecelakaan kapal sekaligus kesiapan pengoperasian kapal roll-on/roll-off (Ro-Ro) di Terminal Multipurpose Pelabuhan Panjang.

Sejumlah instansi dan pemangku kepentingan turut hadir, di antaranya Dinas Perhubungan Provinsi Lampung, Kantor SAR Lampung, Lanal Lampung, Polairud Polda Lampung, Stasiun Meteorologi Maritim Panjang, VTS Pelabuhan Panjang, Asosiasi Pelabuhan Panjang, serta perwakilan operator kapal Atosim Lampung Pelayaran.
Kepala Bidang Keselamatan Berlayar, Penjagaan dan Patroli (KBPP) KSOP Kelas I Panjang, Abdi Sabda, mengatakan keselamatan pelayaran membutuhkan sinergi seluruh unsur yang terlibat dalam aktivitas maritim.

Menurutnya, regulator, operator pelabuhan, perusahaan pelayaran, dan instansi terkait memiliki peran yang saling berkaitan dalam mencegah potensi kecelakaan kapal.

“Keselamatan berlayar merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, sinergi antara regulator, operator pelabuhan, perusahaan pelayaran, serta seluruh unsur maritim harus terus diperkuat,” kata Abdi Sabda.

Selain membahas aspek pencegahan kecelakaan, koordinasi tersebut juga menjadi bagian dari persiapan pengoperasian layanan kapal Ro-Ro di Pelabuhan Panjang.

Berbagai aspek kesiapan menjadi perhatian, mulai dari kondisi kapal dan fasilitas pelabuhan, alur serta perairan, informasi cuaca dan meteorologi, pemantauan lalu lintas kapal, kesiapan pelayanan hingga mekanisme tanggap darurat.

General Manager Pelindo Regional 2 Panjang yang diwakili Manager Komersial, Ririn Cahyadi, menegaskan bahwa keselamatan menjadi prioritas dalam setiap aktivitas kepelabuhanan.

“Pada prinsipnya, kami mendukung semua hal yang dapat meningkatkan keselamatan dan keamanan pelayaran di Pelabuhan Panjang. Kami juga melakukan evaluasi untuk memastikan setiap aspek yang berkaitan dengan rencana pengoperasian kapal Ro-Ro dipersiapkan secara baik, terkoordinasi, dan mengutamakan aspek keselamatan,” ujar Ririn.

Ririn menambahkan, kelancaran aktivitas kepelabuhanan tidak terlepas dari dukungan dan koordinasi seluruh instansi maritim, asosiasi pelabuhan, serta operator kapal.
“Keselamatan dan keamanan akan terus menjadi prioritas kami dalam mendukung kelancaran aktivitas kepelabuhanan.

Tentunya hal ini membutuhkan dukungan bersama dari seluruh instansi maritim, asosiasi pelabuhan, dan operator kapal di lingkungan Pelabuhan Panjang,” tutupnya.***

🎬 Lihat Video
— ✕
🔊 Klik untuk aktifkan suara
Penulis: Novi Balga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *