DPRD Lampung Soroti Kenaikan Harga Sembako Jelang Ramadan

banner 468x60

Anggota Komisi II DPRD Provinsi Lampung, Imelda, menyoroti kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok di pasar tradisional menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.

Ia mengingatkan pemerintah daerah agar memastikan lonjakan harga tidak melampaui batas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.

“Naik itu wajar menjelang hari besar keagamaan. Tapi jangan sampai melampaui HET. Kalau stok aman, harga seharusnya tetap terkendali,” ujar politisi Partai Amanat Nasional tersebut, Rabu (18/2).

Menurutnya, klaim pemerintah mengenai ketersediaan stok bahan pokok harus tercermin pada stabilitas harga di tingkat konsumen. Karena itu, ia meminta dinas terkait memperketat pengawasan di pasar tradisional serta memastikan distribusi berjalan lancar.

Imelda juga mengingatkan agar tidak terjadi praktik penimbunan maupun permainan harga oleh oknum pedagang yang memanfaatkan momentum Ramadan.

“Yang harus dijaga bukan hanya stok, tetapi juga harga di tingkat konsumen. Pengawasan harus konsisten,” tegasnya.

Selain pengawasan, ia mendorong pemerintah daerah segera melakukan langkah intervensi jika ditemukan lonjakan harga yang tidak wajar, salah satunya melalui pelaksanaan pasar murah.

Menurutnya, program tersebut harus benar-benar menyasar masyarakat yang membutuhkan, terutama warga di wilayah terpencil yang memiliki keterbatasan akses distribusi bahan pokok.

“Harapan kami, pasar murah ini benar-benar menyentuh masyarakat, khususnya di daerah yang akses distribusinya masih terbatas,” pungkasnya.

🎬 Lihat Video
🔊 Klik untuk aktifkan suara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RILIS.ID Group Network