BERITA  

Wonosari Ajak Wisatawan Belajar dari Kebun Teh

Pengunjung di Wisata Agro Wonosari, Lawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur.
banner 468x60

MALANG — Secangkir teh tak lahir begitu saja dari seduhan air panas. Ada hamparan kebun, pucuk-pucuk muda yang dipetik, tangan para pemetik, hingga proses panjang di dalam pabrik sebelum akhirnya tersaji di atas meja.

Cerita itulah yang kini bisa ditelusuri pengunjung di Wisata Agro Wonosari, Lawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Di tengah hamparan perkebunan teh dan udara pegunungan yang sejuk, Wonosari menawarkan pengalaman wisata edukasi yang membawa pengunjung mengenal perjalanan teh dari kebun hingga menjadi minuman siap dinikmati.

 

Pengalaman tersebut dikemas melalui Paket Wisata Edukasi Teh: Tour Kebun & Pabrik. Pengunjung tak hanya diajak menikmati lanskap perkebunan, tetapi juga mengenal tanaman teh, morfologi, proses budidaya, hingga mencoba memetik pucuk teh secara langsung.

 

Dari kebun, perjalanan berlanjut ke pabrik. Pengunjung bisa menyaksikan tahapan pengolahan daun teh sebelum ditutup dengan sesi tea tasting.

 

Rangkaian itu membuat wisata di Wonosari tak berhenti pada panorama. Pengunjung juga diajak memahami proses panjang di balik secangkir teh yang selama ini dinikmati.

 

Asisten Agrowisata Wonosari Rosalia Sandra Jullie mengatakan, konsep tersebut dikembangkan untuk menghadirkan pengalaman yang lebih dekat dengan proses sekaligus cerita di balik komoditas teh.

 

“Kami ingin pengunjung, terutama keluarga dan generasi muda, tidak hanya datang untuk menikmati pemandangan, tetapi juga memahami bagaimana teh yang mereka konsumsi setiap hari dihasilkan. Setiap pucuk teh memiliki cerita tentang kerja keras, tradisi, dan proses pengolahan yang menarik untuk dipelajari,” kata Rosalia di Agrowisata Wonosari, Senin (5/10/2026).

 

Menurut dia, pengalaman wisata tersebut dapat disesuaikan dengan kebutuhan berbagai kelompok. Mulai sekolah, instansi, komunitas hingga keluarga. Wonosari menyediakan enam pilihan paket dengan fasilitas yang berbeda.

 

Paket paling dasar dibanderol Rp70 ribu per orang dengan minimal 20 peserta. Fasilitasnya meliputi tour kebun dan pabrik, minum teh dan makanan ringan, suvenir, kunjungan ke Rumah Kelinci, serta pemandu.

 

Bagi pengunjung yang ingin dilengkapi makan siang, tersedia paket Rp85 ribu per orang. Sedangkan paket Rp90 ribu menawarkan tambahan akses kolam renang.

 

Untuk rombongan yang menginginkan perpaduan edukasi dan rekreasi, tersedia paket Rp125 ribu per orang. Paket ini dilengkapi akses kolam renang serta pilihan wahana bumper car atau paintball.

 

Ada pula paket Rp135 ribu per orang yang menawarkan aktivitas kreatif berupa membatik canting, selain fasilitas edukasi teh dan rekreasi lainnya.

 

Sementara paket terlengkap dibanderol Rp165 ribu per orang untuk rombongan minimal 50 peserta. Paket tersebut memadukan wisata edukasi teh dengan fun outbound yang terdiri atas empat permainan, aktivitas ATV, kolam renang, Rumah Kelinci, makan siang box, minum teh dan makanan ringan, serta suvenir.

 

Bagi Wonosari, keberagaman paket tersebut bukan sekadar upaya menambah fasilitas wisata. Lebih jauh, konsep tersebut menjadi cara untuk memperluas pengalaman pengunjung dalam mengenal perkebunan dan komoditas teh secara lebih dekat.

 

“Harapannya, pengunjung pulang bukan hanya membawa foto atau suvenir, tetapi juga membawa pengetahuan dan pengalaman tentang teh. Kami ingin Wonosari menjadi tempat di mana rekreasi, edukasi, dan interaksi dengan alam dapat berlangsung dalam satu perjalanan,” ujar Rosalia.

 

Di Wonosari, hamparan kebun teh tak sekadar menjadi latar berfoto. Perkebunan menjadi ruang belajar terbuka. Pengunjung bisa melihat langsung bagaimana pucuk teh tumbuh, dipetik, diolah, hingga akhirnya hadir dalam secangkir minuman.

 

Dari kebun ke pabrik, lalu berakhir di cangkir. Wonosari menawarkan cara berbeda menikmati teh: bukan sekadar melihat hijaunya perkebunan, tetapi memahami cerita dan proses panjang di balik setiap tegukan. (*)

🎬 Lihat Video
— ✕
🔊 Klik untuk aktifkan suara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *