RILISID TV, Lampung Timur – Permasalahan stunting masih menjadi fokus prioritas di hampir seluruh wilayah di Indonesia.
Dan tantangan serius ini juga dilakukan di Kabupaten Lampung Timur.
Pentingnya pembahasan tentang stunting ini membuat Pemerintah Daerah setempat menggelar rembuk stunting pada senin 13 Mei 2024.
Acara ini dihadiri langsung Bupati Lampung timur Dawam Raharjo dan diikuti pula oleh Wakil Bupati Azwar Hadi, Ketua PKK Yus Bariyah, anggota DPRD Lamtim, dan para pejabat terkait lainnya , dan berlangsung di Aula atas Pemkab setempat.
Pada kesempatan itu , Bupati Dawam Rahardjo atau yang akrab disapa Kang Blangkon menegaskan, bahwa pembangunan sumber daya manusia berkualitas merupakan landasan utama untuk mencapai visi Indonesia Emas Tahun 2045.
Dawam menyoroti pentingnya penanganan masalah gizi dan stunting sebagai bagian tak terpisahkan dari pembangunan nasional.
Menyadari pentingnya akselerasi penurunan stunting, maka Kang Blangkon mengajak seluruh lintas sektoral dan pemangku kepentingan untuk bekerja sama secara sinergis.
Menurut Dawam, Strategi ini perlu dioptimalkan, termasuk menurunkan prevalensi stunting, meningkatkan kualitas penyiapan kehidupan berkeluarga, dan memastikan pemenuhan asupan gizi.
Sementara Wakil Bupati Lampung Timur Azwar Hadi yang juga ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) menegaskan pentingnya kerja sama antarinstansi dan partisipasi aktif masyarakat dalam upaya pencegahan dan penanggulangan stunting.
Azwar juga menyoroti pentingnya peran keluarga dalam memberikan nutrisi yang seimbang bagi pertumbuhan dan perkembangan optimal anak-anak.
Azwar menegaskan TPPS merupakan wadah untuk merumuskan kebijakan serta mengkoordinasikan berbagai program dan kegiatan yang bertujuan untuk menurunkan angka stunting di Kabupaten Lampung Timur.
Dalam kesempatan itu, Plt Kadis PP, KB, dan Dalduk, Titin Wahyuni, menekankan pentingnya kerjasama dan keaktifan semua pihak secara berkelanjutan dalam upaya penurunan stunting.
Ia mengajak semua pihak untuk terlibat bekerja sama secara efektif, konvergen, dan terintegrasi, mulai dari tingkat kabupaten hingga desa sehingga penurunan stunting dapat tercapai secara maksimal.
Dalam acara tersebut juga dilakukan penandatanganan komitmen bersama cegah Stunting oleh stake holder dan pihak pihak terkait.
