Bank BNI di Usia 78 Tahun Terus Berinovasi

banner 468x60

RILIS Corner – Area Head BNI Lampung-Bengkulu, Ari Masdianto Purnomo memastikan semua transaksi di Bank Negara Indonesia (BNI) aman.

Sebab PT BNI (Persero) terus melakukan berbagai inovasi dalam hal pelayanan dan juga keamanan bagi seluruh nasabah.

“BNI ini adalah bank milik pemerintah, artinya selama Negara Indonesia ini masih ada, ya keamanan tetap terjamin.

Kedua, inovasi-inovasi terkait dengan teknologi juga kami sampaikan kepada nasabah,” kata Ari Masdianto dalam pocast Lampung Corner bersama Rilis TV, Selasa (6/8/2024).

Ari mengatakan BNI rutin menyampaikan informasi dan imbauan kepada nasabah untuk menjaga data pribadi.

Terutama PIN dan password dalam bertransaksi. Sehingga tidak dimanfaatkan oknum yang tidak bertanggungjawab dan menjadi korban penipuan siber.

“Seperti sekarang marak penipuan-penipuan, kami selalu edukasi nasabah untuk menjaga dengan betul datanya, misal PIN yang ada buat transaksi, kemudian password dan lainnya,” jelas Ari.

Menurut Ari, penipuan-penipuan siber tidak akan terjadi jika nasabah benar-benar menjaga data-data penting tersebut.

“Tapi mohon maaf nasabah bisa terpengaruh atau lalai. Jadi siapapun yang meminta identitas pin atau password jangan diberi. Termasuk kepada petugas bank sekalipun,” ujarnya.

“Misal ada petugas bank apabila menanyakan PIN, atau kalau di kartu debit itu ada tiga digit di belakang kartu, itu rahasia,” tambah Ari.

Untuk penyebaran informasi dan edukasi kepada masyarakat, BNI selain menggandeng media massa juga mengoptimalkan akun medsos, salah satunya Instagram.

“Kita cukup masif untuk pemberitahuan termasuk dari teman-teman di cabang kami selalu menginformasikan terkait dengan informasi-informasi yang sedang marak. Mudah-mudahan itu bisa menjadi pengingat, reminding kepada nasabah-nasabah kita untuk bisa lebih berhati-hati,” harap Ari.

“Intinya kalau merasa ragu-ragu silakan hubungi call center kami atau di BNI terdekat. Call center kami cuma di satu ya di 1500046, kapanpun bisa dihubungi,” ujarnya.

Sementara bagi nasabah yang mengalami ATM ‘ketelan’ atau hilang, Ari juga meminta agar tidak panik. Cukup melakukan pemblokiran dengan mendatangi cabang BNI terdekat atau melalui BNI Mobile.

“Nggak perlu panik, yang harus kita lakukan adalah bagaimana caranya kartu itu kita blokir. Bisa menghubungi nomor tadi, atau yang sudah memiliki mobil banking sementara blokir dari melalui aplikasi,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RILIS.ID Group Network