Viral, Mobil Membawa Bantuan Untuk Aceh Diduga Kena Pungli di Palembang

Sebuah video yang beredar luas di media sosial memicu sorotan publik setelah menampilkan dugaan pungutan liar terhadap mobil relawan pembawa bantuan banjir ke Aceh di Palembang, Sumatera Selatan.

Peristiwa itu terjadi di sekitar Terminal Karya Jaya dan disebut melibatkan petugas yang menghentikan kendaraan bermuatan logistik kemanusiaan.

Dalam video tersebut, pengemudi mengaku diminta sejumlah uang agar dapat melanjutkan perjalanan menuju Aceh.

Klaim itu langsung menuai kecaman warganet karena dinilai menghambat penyaluran bantuan di tengah bencana dan mencederai nilai kemanusiaan.

Menanggapi hal tersebut, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Sumatera Selatan memastikan petugas yang terekam bukan berasal dari Dinas Perhubungan Kota Palembang.

BPTD menyatakan telah memeriksa tiga anggotanya yang berada di lokasi saat kejadian.

Kasi Lalu Lintas BPTD Kelas II Sumatera Selatan, Jhon Lee, menegaskan tidak ada penerimaan uang dari pengemudi.

“Tidak ada mereka menerima uang. Tidak ada sama sekali, tapi menerima minuman kaleng ada dua, dikasih sopir,” ujarnya, Kamis (8/1/2026).

Menurut BPTD, kendaraan tersebut dihentikan karena melanggar aturan jam operasional angkutan dan tidak dilengkapi surat kelayakan jalan.

Pengemudi kemudian disebut meminta bantuan agar tetap diizinkan melintas menuju Aceh.

Meski demikian, BPTD meminta pengunggah video memberikan klarifikasi lanjutan dan menyatakan tidak menutup kemungkinan menempuh jalur hukum jika tuduhan dianggap mencemarkan nama baik instansi.

Kasus ini masih menjadi perhatian publik yang menuntut transparansi agar distribusi bantuan kemanusiaan tidak kembali terhambat. (*)

🎬 Lihat Video
🔊 Klik untuk aktifkan suara
🎬 Lihat Video
🔊 Klik untuk aktifkan suara
Exit mobile version