BERITA  

Usung “UNILA BERANI”, Prof. Hamzah Siapkan Transformasi Unila Menuju 2045

banner 468x60

BANDAR LAMPUNG — Prof. Dr. Hamzah, S.H., M.H., PIA, menjadi salah satu akademisi yang masuk dalam bursa calon Rektor Universitas Lampung (Unila) periode 2027–2031.
Guru Besar Fakultas Hukum Unila ini mengusung tagline “UNILA BERANI”, yang merupakan akronim dari Berwawasan Kebangsaan, Eksplorasi Tri Dharma, Reputasi Internasional, Akselerasi Pembangunan, Nasionalis dan Inovatif, serta Integritas Tinggi.

Prof. Hamzah lahir di Kotabumi, 20 Mei 1969. Ia menyelesaikan pendidikan Sarjana Hukum di Unila pada 1995, kemudian Magister dan Doktor Ilmu Hukum di Universitas Indonesia masing-masing pada 2003 dan 2010.
Di lingkungan Unila, ia pernah menjabat Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Fakultas Hukum periode 2013–2017, serta Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan 2017–2021. Sejak 2022, ia dipercaya sebagai Ketua Satuan Pengendali Internal (SPI) Unila.
Selain aktif mengajar di program pascasarjana, Prof. Hamzah dikenal sebagai akademisi dan pakar hukum ekonomi serta perlindungan konsumen. Ia juga memiliki sertifikasi Professional Internal Auditor (PIA).

Visi Menuju Unila Emas 2045

Dalam pencalonannya, Prof. Hamzah membawa visi menjadikan Unila sebagai universitas riset unggul, berstandar internasional, inklusif, adaptif, berwawasan kebangsaan dan berdampak, sekaligus menghasilkan sumber daya manusia yang mampu bersaing secara global.
Visi tersebut diarahkan untuk memperkuat kontribusi Unila bagi Lampung dan Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.
Untuk mewujudkannya, Prof. Hamzah menawarkan sejumlah agenda utama, mulai dari peningkatan kualitas pendidikan, penguatan riset dan hilirisasi inovasi, pengabdian masyarakat, pemerataan akses pendidikan, hingga tata kelola universitas yang transparan dan berintegritas.
Ia juga mendorong penguatan daya saing lulusan melalui sertifikasi profesi, kewirausahaan, kemitraan dengan dunia usaha dan industri, serta perluasan jejaring internasional.
Sementara dalam pengembangan kampus, gagasannya mencakup digitalisasi pembelajaran dan layanan kampus, pemanfaatan kecerdasan buatan (AI), pengembangan pusat unggulan riset, desa binaan, inkubator bisnis mahasiswa, hingga program magang bersertifikat nasional dan internasional.
Sementara dalam pengembangan kampus, gagasannya mencakup digitalisasi pembelajaran dan layanan kampus, pemanfaatan kecerdasan buatan (AI), pengembangan pusat unggulan riset, desa binaan, inkubator bisnis mahasiswa, hingga program magang bersertifikat nasional dan internasional.

Melalui “UNILA BERANI”, Prof. Hamzah menawarkan perpaduan antara pengalaman akademik, tata kelola, integritas dan inovasi sebagai modal untuk membawa Unila menjadi perguruan tinggi yang semakin kompetitif sekaligus memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Gagasan tersebut menjadi bagian dari tawaran Prof. Hamzah dalam kontestasi Pemilihan Rektor Unila periode 2027–2031***

🎬 Lihat Video
🔊 Klik untuk aktifkan suara
Penulis: Novi Balga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *