BERITA  

Tiga Dosen IIB Darmajaya Terbitkan Buku Manajemen Pemasaran Era Society 5.0

banner 468x60

BANDAR LAMPUNG – Tiga dosen Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya menerbitkan buku berjudul Manajemen Pemasaran Era Society 5.0 yang membahas transformasi strategi pemasaran di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital. Buku ini menjadi kontribusi akademik dalam menjawab tantangan dunia bisnis yang kini semakin mengedepankan kolaborasi antara teknologi dan nilai-nilai kemanusiaan.
Salah satu penulis, Lukman Hakim, S.P., M.M., dosen Program Studi Manajemen IIB Darmajaya, mengatakan paradigma pemasaran saat ini telah bergeser dari sekadar berorientasi pada produk menjadi berfokus pada pengalaman konsumen.
“Konsumen modern tidak hanya membeli barang, tetapi juga nilai emosional dan sosial yang melekat pada produk,” ujar Lukman, Kamis (2/7/2026).
Menurutnya, perusahaan harus mampu memanfaatkan data perilaku konsumen untuk menyusun strategi pemasaran yang lebih efektif. Kehadiran big data dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), lanjutnya, menjadi kunci dalam memahami tren pasar sehingga promosi dapat dilakukan secara lebih relevan dan tepat sasaran.
Lukman menegaskan bahwa teknologi bukan sekadar alat pendukung, melainkan mitra yang memperkuat kemampuan manusia dalam mengambil keputusan. Ia juga mencontohkan industri otomotif yang kini menghadirkan pengalaman digital yang lebih personal bagi konsumennya.
“Ke depan, keberlanjutan dan inklusivitas akan menjadi tren utama. Konsumen semakin peduli terhadap etika perusahaan dan dampak sosial dari produk yang mereka gunakan,” katanya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Alfian Husin sekaligus dosen Prodi Manajemen IIB Darmajaya, Ary Meizari, S.E., M.M., yang juga menjadi penulis buku tersebut, menilai manajemen pemasaran di era Society 5.0 merupakan perpaduan antara pemanfaatan data, teknologi, dan nilai kemanusiaan.
“Perusahaan yang mampu mengintegrasikan ketiga aspek tersebut akan lebih mudah memenangkan hati konsumen,” ujarnya.
Ary menambahkan, pemasaran digital kini bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan bagi setiap pelaku usaha. Menurutnya, media sosial, website, hingga platform e-commerce telah menjadi kanal utama dalam menjangkau konsumen.
Selain itu, pemasaran digital memungkinkan terjadinya komunikasi dua arah antara perusahaan dan pelanggan sehingga masukan yang diterima secara real time dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas produk maupun layanan.
Penulis lainnya, Ayu Firdhayanti, S.Kom., M.T.I., dosen Program Studi Sistem Informasi IIB Darmajaya, menyoroti pentingnya penerapan strategi omnichannel yang mengintegrasikan saluran pemasaran konvensional dan digital.
Ia juga menilai teknologi seperti Artificial Intelligence (AI), Augmented Reality (AR), dan Virtual Reality (VR) akan menjadi masa depan dunia pemasaran karena mampu menciptakan pengalaman pelanggan yang lebih interaktif dan personal.
“Dengan AI, perusahaan dapat melakukan segmentasi pasar secara lebih cerdas, sedangkan AR dan VR mampu menghadirkan pengalaman yang lebih menarik sehingga meningkatkan kepuasan konsumen,” jelasnya.
Buku Manajemen Pemasaran Era Society 5.0 diterbitkan oleh Pusaka Media dan telah memiliki ISBN. Buku setebal 228 halaman yang terdiri atas 14 bab ini mengulas penerapan teknologi seperti Artificial Intelligence (AI), Internet of Things (IoT), dan big data sebagai mitra manusia dalam membangun strategi pemasaran yang berorientasi pada nilai, inovasi, dan kesejahteraan sosial.
Selain menyajikan konsep-konsep pemasaran modern, buku ini juga dilengkapi berbagai studi kasus dan analisis yang dapat menjadi referensi bagi akademisi, praktisi, mahasiswa, maupun pelaku bisnis dalam menghadapi tantangan pemasaran di era Society 5.0.***

 

🎬 Lihat Video
🔊 Klik untuk aktifkan suara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RILIS.ID Group Network