Sepi Pembeli, 125 Kios di Pringsewu Gulung Tikar

banner 468x60

RILISID TV, Pringsewu – Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Koperindag Kabupaten Pringsewu, mencatat setidaknya ada 125 kios di Pasar Induk Pringsewu tutup karena para pedagang mengalami kerugian akibat sepinya pembeli.

Plt Kepala Diskoperindag Pringseswu Sulistiyo Ningsih membenarkan, keputusan pedagang menutup kios akibat sepinya pembeli dan terjadi penurunan omset yang cukup signifikan.

Rata-rata para pedagang yang menutup kios adalah pedagang pakaian, sedangkan pedagang yang masih bertahan mereka harus mengikuti perkembangan jaman dengan berjualan secara online.

Menurut Sulistiyo Ningsih banyaknya pedagang yang tutup sangat berpengaruh terhadap pendapatan asli daerah dari distribusi pasar.

Terkait ramainya penjualan secara online yang berdampak pada pedagang pasar induk Pringsewu, Sulistyo Ningsih pernah berdiskusi untuk mendengar keluhan mereka.

Untuk menyiasati hal tersebut, pihaknya Diskoperindag sudah melakukan berbagai cara untuk memberikan pelatihan terhadap para pedagang dan UMKM mengikuti perkembangan zaman.

Seperti pelatihan ekomerst pemasaran digital melalui whatsapp, Instagram, Facebook dan tik-tok guna meningkatkan omset penjualan.

Selain itu juga untuk menarik minat para pembeli, para pedagang minta Pasar Induk agar ditata kembali seperti lokasi parkir, pedagang buah di depan pasar dipindahkan hingga renovasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RILIS.ID Group Network