Penderita DBD di Lampura Terus Bertambah, 3 Meninggal Dunia

banner 468x60

RILISID TV, Lampung Utara – Miris, di awal tahun 2025 korban DBD di Lampung Utara yang meninggal dunia terus bertambah, bahkan beberapa rumah sakit daerah maupun swasta dipenuhi pasien DBD hingga mencapai ratusan pasien, Senin 20 Januari 2025.

Sebelumnya, pada tanggal 14 Januari terdapat 176 Pasien DBD, dan sampai saat ini Senin 20 Januari 2025 terdapat 235 pasien dan 3 orang dinyatakan meninggal dunia karena DBD.

Bahkan hanya hitungan hari ada dua korban yang merupakan anak sekolah dasar dan anak madrasah Tsanawiyah yang berada di kecamatan Abung Selatan, Lampung Utara meninggal dunia karena DBD.

Seperti dikatakan orang tua korban DBD, Purnomo warga Desa Kembang Tanjung yang harus mengikhlaskan anak pertamanya yang bersekolah di MTSN 2 Kotabumi yang merenggang nyawa karna DBD.

Purnomo menceritakan bahwa anak nya yang duduk di kelas 3 di MTS tersebut, dirinya mendapat kabar bahwa anak nya sedang tidak enak badan di sekolah.

Sementara Pattahrulloh Kepala Desa Kembang Tanjung membenarkan bahwa ada warganya yang meninggal dunia karena diserang penyakit DBD.

Kepala Desa menjelaskan, bahwa di desa nya ada 4 warganya yang terkena DBD dan satu meninggal dunia, untuk saat ini rumah warga sedang di lakukan fooging.

Sementara Kepala Puskesmas Kalibalangan Titi Sunarti mengatakan, sebanyak 52 orang terkena DBD di wilayah 10 desa yang ada di kecamatan Abung Selatan.

Kemudian dua orang meninggal dunia, dan 12 titik dilakukan fooging dan sosialisasi kepada masyarakat.

Terpisah, saat di konfirmasi Kepala Dinas Kesehatan Maya Natalia Manan mengatakan, sampai tanggal 20 Januari 2025 terdata ada 235 pasien yang terkena DBD.

Dan tiga dinyatakan meninggal dunia, di satu kecamatan Kotabumi, dan dua di kecamatan Abung Selatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RILIS.ID Group Network