Dukung Berdirinya SMA Siger, LMND: Hak Pendidikan Jangan Jadi Korban Politik

banner 468x60

Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Kota Bandar Lampung menyatakan dukungan terhadap keberadaan SMA Siger sebagai upaya pemerintah daerah menekan angka putus sekolah.

Khususnya bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu yang tidak tertampung di SMA negeri.

Ketua Eksekutif Kota LMND Bandar Lampung, Marco Fadhillah, menegaskan dukungan tersebut sejalan dengan komitmen LMND dalam memperjuangkan pendidikan gratis, ilmiah, dan demokratis bagi seluruh rakyat.

Menurutnya, persoalan utama yang harus dilihat adalah masih tingginya angka putus sekolah.

“Banyak anak dari keluarga kelas pekerja kehilangan akses pendidikan karena keterbatasan daya tampung SMA negeri dan mahalnya biaya sekolah swasta,” ujar Marco.

Ia menilai polemik SMA Siger saat ini telah bergeser dari substansi pendidikan ke konflik administratif dan tarik-menarik kepentingan politik.

Kondisi itu dinilai berbahaya karena berpotensi mengorbankan hak pendidikan peserta didik.

LMND mendorong seluruh pemangku kepentingan, mulai dari Pemkot Bandar Lampung, Pemprov Lampung, hingga kementerian terkait, untuk duduk bersama menyelesaikan persoalan perizinan dan administrasi secara bertanggung jawab, tanpa menciptakan kegaduhan politik.

“Pendidikan tidak boleh dijadikan arena konflik elite. Perdebatan administrasi harus diselesaikan negara, sementara hak anak-anak untuk bersekolah wajib dijamin,” tegasnya.

LMND juga menegaskan negara memiliki kewajiban konstitusional menjamin hak atas pendidikan.

Setiap kebijakan yang memperluas akses pendidikan rakyat semestinya didukung dan disempurnakan, bukan dilemahkan.

“LMND mendesak semua pihak menghentikan kegaduhan politik dan memastikan keberlangsungan SMA Siger. Masa depan anak-anak tidak boleh dikorbankan karena konflik kepentingan dan lambannya birokrasi,” tutup Marco.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RILIS.ID Group Network