BERITA  

Wamenaker Dorong Anggota TKBM Panjang Tingkatkan Kompetensi

banner 468x60

Wakil Menteri Tenaga Kerja (Wamennaker) RI Afriansyah Nur menegaskan keberadaan Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) di pelabuhan seluruh Indonesia masih sangat dibutuhkan dan tidak bisa digantikan mesin atau robot.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi TKBM Pelabuhan Panjang di Ballroom Hotel Santika, Kamis (12/2/2026).

Menurut Afriansyah, buruh merupakan ujung tombak operasional pelabuhan.

Karena itu, ia mendorong peningkatan profesionalisme dan kompetensi anggota TKBM.

Menurutnya, buruh adalah ujung tombak penggunaan sistem di pelabuhan.

Tingkatkan profesionalisme dan kompetensi, karena manusia tidak bisa digantikan mesin atau robot.

“Koperasi TKBM Panjang ini juga sudah menjadi role model bagi TKBM di pelabuhan lain di Indonesia,” ujarnya.

Senada, Deputi Bidang Kelembagaan dan Digitalisasi Kementerian Koperasi RI, Hendra Saragi, menyebut Koperasi TKBM Pelabuhan Panjang layak menjadi percontohan nasional.

Ia memaparkan, saat ini terdapat 131 ribu koperasi di Indonesia, dengan 122 koperasi primer berada di sektor pelabuhan dan total anggota sekitar 80 ribu orang.

“Program-program yang bersentuhan langsung dengan kesejahteraan buruh di TKBM Panjang ini bisa menjadi role model koperasi pelabuhan lainnya,” kata Hendra.

Ia juga menegaskan, operasional bongkar muat di pelabuhan harus dijalankan oleh koperasi yang telah ada, sesuai ketentuan Peraturan Menteri Koperasi Nomor 6 Tahun 2003.

Sementara itu, Anggota DPRD Lampung Wahrul Fauzi Silalahi menyatakan komitmennya mengawal laporan dugaan penggelapan dana BPJS yang telah dilaporkan ke Polda Lampung.

“Sejak awal saya mengikuti perkembangan TKBM. Sekarang kesehatan, pendidikan dan kesejahteraan anggota sudah diperhatikan. Kami siap mengawal laporan yang sudah masuk ke Polda Lampung,” tegasnya.

Ketua Koperasi TKBM Pelabuhan Panjang, Agus Sujatma Surnada, menjelaskan saat ini jumlah anggota mencapai 1.071 orang.

Berbagai program telah dijalankan, di antaranya pembangunan 1.000 unit perumahan melalui skema KPR dan tunai bertahap, dengan 774 unit telah terbangun.

Selain itu, koperasi menyediakan kuota 50 mahasiswa untuk kuliah gratis di Universitas Malahayati bagi anak anggota TKBM, lengkap dengan dukungan KIP dan PIP.

“Kami juga rutin membagikan sembako berupa beras setiap bulan, serta akan membuka Klinik Pratama setelah Idulfitri. Tahun ini juga ada program umrah gratis untuk 10 istri anggota yang akan diberangkatkan pada 2026,” ujar Agus.

RAT Koperasi TKBM Pelabuhan Panjang mengusung tema “Meningkatkan Profesionalisme dan Kompetensi”

Dengan dihadiri 40 koordinator KRK serta perwakilan anggota. Laporan pertanggungjawaban keuangan Tahun Buku 2025 diterima seluruh peserta. (*)

🎬 Lihat Video
🔊 Klik untuk aktifkan suara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RILIS.ID Group Network