Seskab Teddy Jawab Kritik Dino soal Frekuensi Kunjungan Luar Negeri Prabowo

banner 468x60

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya merespons sejumlah saran yang disampaikan mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal terkait tingginya frekuensi kunjungan luar negeri Presiden Prabowo Subianto.

Melalui unggahan di media sosial Sekretariat Kabinet pada Senin (1/6/2026), Teddy menjelaskan bahwa seluruh biaya tambahan di luar anggaran resmi negara selama kunjungan luar negeri ditanggung langsung oleh Prabowo.

Ia juga menyebut jumlah rombongan presiden saat lawatan ke luar negeri kini hanya sekitar 50 hingga 60 orang, lebih sedikit dibanding periode sebelumnya yang bisa mencapai lebih dari 120 orang.

Teddy menilai intensitas kunjungan luar negeri diperlukan karena situasi global yang dinamis dan penuh konflik. Menurutnya, hubungan personal dengan para pemimpin dunia penting untuk memperkuat diplomasi dan membuka peluang kerja sama strategis bagi Indonesia.

Ia juga membantah anggapan bahwa lawatan luar negeri Prabowo hanya bersifat seremonial.

Teddy menyebut sejumlah hasil diplomasi yang telah dicapai, di antaranya keanggotaan Indonesia di BRICS, penyelesaian kesepakatan perdagangan dengan Uni Eropa, masuknya investasi triliunan rupiah, penguatan kerja sama pertahanan, hingga dukungan kemanusiaan untuk Palestina.

Sebelumnya, Dino Patti Djalal menyarankan agar Prabowo mengurangi frekuensi perjalanan luar negeri dan lebih memanfaatkan pertemuan virtual guna menekan biaya serta meningkatkan efisiensi pemerintahan.

🎬 Lihat Video
— ✕
🔊 Klik untuk aktifkan suara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RILIS.ID Group Network