Gubernur Lampung Sidak Dapur MBG di Rajabasa

banner 468x60

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Rajabasa, Bandar Lampung, Kamis (2/10/2025).

Sidak ini dilakukan usai ditemukannya kasus luar biasa (KLB) keracunan siswa pada Agustus-September lalu.

Dalam kunjungannya, Mirza meninjau langsung proses penyimpanan bahan baku, pengolahan hingga pengemasan makanan di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) MBG.

“Hari ini kita mengecek dapur di Rajabasa. Dari delapan bulan program berjalan, kita zero accident. Namun Agustus-September kemarin ada KLB terkait keracunan siswa,” kata Mirza.

Menurut Mirza, KLB terjadi akibat pengolahan MBG yang tidak sepenuhnya mengikuti standar operasional prosedur (SOP).

“Maka kami tekankan pentingnya penerapan SOP di seluruh dapur MBG. Bukan salah dapur, tapi ada protokol yang tidak dijalankan sempurna,” ujarnya.

Mirza menegaskan, Pemprov Lampung meminta seluruh SPPG di kabupaten/kota lebih ketat dan profesional dalam mengawasi makanan.

Ia juga mengimbau bupati, wali kota hingga kepala desa ikut mengawasi pelaksanaan program tersebut.

“Soal bahan baku, faktanya tidak disimpan lebih dari dua hari. Tinggal bagaimana menjaga kualitas agar tetap segar, tidak berubah warna, dan layak digunakan,” jelasnya.

Ia menambahkan, dapur MBG Rajabasa sudah memiliki sertifikat proses masak CEF.

Ke depan, Mirza meminta semua dapur MBG di Lampung juga harus bersertifikat.

“Kami minta semua dapur mendapatkan sertifikat itu,” tegasnya.

Selain itu, Mirza mengingatkan supplier bahan baku untuk menjaga kualitas.

“Perhatian juga untuk supplier, supaya kualitas bahan baku tetap terjaga agar program MBG berkelanjutan,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RILIS.ID Group Network