BERITA  

Perpusdes Alam Bukit Lestari Raih Juara 1 Lomba Perpustakaan Desa Tingkat Pesawaran 2026

banner 468x60

Pesawaran — Prestasi membanggakan diraih Perpustakaan Desa (Perpusdes) Alam Bukit Lestari, Desa Banding Agung, Kabupaten Pesawaran. Perpustakaan dengan konsep wisata edukasi ini berhasil meraih Juara 1 dalam Lomba Perpustakaan Desa Tingkat Kabupaten Pesawaran Tahun 2026.
Penghargaan tersebut diserahkan secara resmi di Kantor Dinas Perpustakaan Daerah Kabupaten Pesawaran pada Senin (25/5/2026). Penyerahan hadiah dilakukan langsung oleh Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Pesawaran, Ny. Cindy Aria Anton, kepada pengelola perpustakaan desa dan aparatur Desa Banding Agung.
Keberhasilan Perpusdes Alam Bukit Lestari tidak lepas dari inovasi yang menggabungkan literasi dengan konsep wisata alam edukatif melalui program Wisata Edukasi Perpusdes Alam Bukit Lestari (Taman Kunang-kunang). Konsep tersebut dinilai mampu menghadirkan suasana belajar yang menarik bagi anak-anak maupun masyarakat umum.

Ketua TP-PKK Kabupaten Pesawaran, Ny. Cindy Aria Anton, mengapresiasi kreativitas dan dedikasi yang ditunjukkan pengelola perpustakaan dan pemerintah Desa Banding Agung. Menurutnya, keberhasilan tersebut dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain dalam mengembangkan perpustakaan yang inovatif dan interaktif.
“Perpustakaan desa tidak hanya menjadi tempat membaca, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi pusat edukasi dan pemberdayaan masyarakat,” ujarnya.
Prosesi penyerahan penghargaan berlangsung khidmat dan penuh rasa bangga. Kepala Dinas Perpustakaan Daerah Kabupaten Pesawaran beserta jajaran, termasuk para kepala bidang terkait, turut hadir mendampingi kegiatan tersebut.
Dengan diraihnya juara pertama, Perpusdes Alam Bukit Lestari diharapkan mampu terus meningkatkan indeks literasi masyarakat sekaligus memperkuat daya tarik wisata edukasi di Kabupaten Pesawaran.
Ketua Perpusdes Alam Bukit Lestari, Ahmda Suparno, mengatakan pihaknya berharap terus mendapatkan bimbingan dan dukungan dari Dinas Perpustakaan Kabupaten Pesawaran, Perpustakaan Provinsi Lampung, serta para pemangku kebijakan terkait pengembangan perpustakaan desa.

“Kami ingin perpustakaan ini menjadi pintu gerbang pengetahuan bagi masyarakat sekitar, baik untuk bapak-bapak, ibu-ibu, pelaku UMKM, home industri, pemuda, remaja, maupun anak-anak yang ada di wilayah pegunungan ini,” kata Suparno.
Ia juga berharap perpustakaan tersebut dapat menjadi milik bersama sehingga tetap eksis dan istiqamah dalam memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Mudah-mudahan dengan dukungan dan bimbingan dari berbagai pihak, perpustakaan ini bisa terus bertahan di era digitalisasi. Saat ini anak-anak mulai banyak melupakan budaya membaca karena pengaruh gadget dan android,” tutupnya.***

🎬 Lihat Video
🔊 Klik untuk aktifkan suara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RILIS.ID Group Network