Gerak Cepat Tangani Abu Vulkanik, Pemkot Bandar Lampung Kerahkan Tim ke Lapangan

banner 468x60

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung bergerak cepat melakukan langkah antisipasi menyusul aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau yang berdampak pada munculnya debu vulkanik di sejumlah wilayah.

Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana menginstruksikan jajaran terkait untuk segera melakukan penanganan guna menjaga kebersihan lingkungan, kesehatan masyarakat, serta memastikan pelayanan publik tetap berjalan.

Tim Satuan Tugas (Satgas) dikerahkan untuk membersihkan debu vulkanik yang menempel di sejumlah ruas jalan dan fasilitas umum.

Pembersihan dilakukan secara berkala dengan penyemprotan jalan setiap tiga jam. Langkah tersebut tidak hanya menyasar jalan utama, tetapi juga ruas jalan lingkungan agar debu vulkanik tidak mengganggu aktivitas maupun kesehatan masyarakat.

Eva Dwiana mengatakan, langkah tersebut merupakan bentuk kesiapsiagaan pemerintah daerah dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.

“Bunda sudah instruksikan tim untuk turun langsung membersihkan debu vulkanik, baik di jalan utama maupun jalan lingkungan. Penyemprotan dilakukan secara berkala, setiap tiga jam, supaya debu tidak semakin mengganggu masyarakat,” ujar Eva Dwiana.

Selain penanganan lingkungan, Pemkot Bandar Lampung melalui Dinas Kesehatan, Puskesmas, Pustu, dan Poskeskel juga melakukan langkah antisipasi terhadap dampak debu vulkanik bagi kesehatan warga.

Petugas kesehatan dikerahkan untuk membagikan masker kepada masyarakat serta melakukan pendataan terhadap warga yang membutuhkan pemeriksaan maupun pengobatan.

Eva Dwiana juga mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan menggunakan masker, terutama saat beraktivitas di luar rumah.

“Dinas Kesehatan, Puskesmas, Pustu dan Poskeskel juga sudah kita minta untuk turun ke masyarakat, membagikan masker dan mendata warga yang membutuhkan pengobatan. Kita ingin masyarakat tetap sehat dan mendapatkan pelayanan dengan cepat,” tambahnya.

Sementara itu, Dinas Pendidikan turut mengambil langkah pencegahan di lingkungan sekolah. Bagi siswa yang tetap mengikuti kegiatan belajar pada esok hari, pemerintah mengimbau agar menggunakan masker.

Pihak sekolah juga diminta memastikan lingkungan sekolah tetap bersih dengan melakukan pembersihan debu vulkanik sebelum maupun selama kegiatan pembelajaran berlangsung.

“Untuk anak-anak sekolah, besok yang tetap bersekolah kita imbau memakai masker. Sekolah juga harus dibersihkan dari debu vulkanik, sehingga anak-anak bisa belajar dengan aman dan nyaman,” tegas Eva Dwiana.

Pemkot Bandar Lampung memastikan koordinasi antarorganisasi perangkat daerah (OPD) terus dilakukan untuk memantau perkembangan kondisi di lapangan.

Masyarakat juga diminta tidak panik, tetap mengikuti informasi resmi pemerintah, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi lingkungan akibat aktivitas Gunung Anak Krakatau.

🎬 Lihat Video
🔊 Klik untuk aktifkan suara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *