Cekcok Saat Penghitungan Suara, Pendukung Salah Satu Paslon Dianiaya

banner 468x60

RILISID TV, Lampung Utara – Terlibat cekcok saat penghitungan suara pemilihan presiden dan wakil presiden di TPS, pendukung paslon 02 Prabowo Gibran diduga menjadi korban penganiayaan oleh pendukung dari paslon 01 Anies-Muhaimin.

Kejadian penganiayaan terjadi di TPS yang berada di Masjid Agung Kelurahan Kotabumi Pasar, Kecamatan Kotabumi, Rabu (14/2/2024).

Atas peristiwa tersebut, pendukung Paslon Prabowo-Gibran, Riski Sangun melaporkannya ke Mapolres Lampura Jumat (16/2/2024).

Saat dikonfirmasi Riski Sangun mengatakan, kejadian bermula saat dirinya memantau perhitungan suara di TPS.

Tiba-tiba ada pendukung yang diduga pendukung paslon 01 berteriak-teriak.

“Pas penghitungan suara itu ada yang teriak di TPS. Pas saya ingin pulang kembali diteriaki dengan kata-kata kasar,” kata Riski.

Riski Sangun menambahkan, penganiaya dirinya diduga merupakan pendukung 01 lantaran kalah dalam perolehan suara.

“Mungkin karena tim jagoan mereka kalah, makanya saya dikeroyok” kata Riski, Jumat (16/2/2024).

Riski mengaku, para pelaku yang berjumlah dua orang mencekik lehernya dari belakang dan langsung memukul kepala bagian kanan.

“Saya dicekik dari belakang dan kepala saya di pukul dan benjol serta memar,” imbuh Riski.

Atas kejadian tersebut, Riski melaporkan ke Polres Lampura guna meminta perlindungan hukum atas penganiayaan tersebut.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Lampura Iptu Stef Boyoh, membenarkan adanya laporan penganiayaan tersebut.

“Iya benar tadi kita terima laporan korban yang mengaku dianiaya oleh pendukung salah satu Paslon presiden dan wakil presiden, dan akan kita tindak lanjuti,” ujar Kasat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RILIS.ID Group Network