BERITA  

Porwanas-HPN 2027 Jadi Magnet Ekonomi, Sekjen PWI Pusat Puji Persiapan Lampung

banner 468x60

BANDAR LAMPUNG โ€” Persiapan Provinsi Lampung sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) dan Hari Pers Nasional (HPN) 2027 mendapat apresiasi dari Sekretaris Jenderal (Sekjen) PWI Pusat, Marthen Selamet Susanto.
Marthen menilai kesiapan Lampung tidak hanya terlihat dari fasilitas pertandingan, tetapi juga dari keseriusan PWI Lampung dalam menyiapkan atlet untuk menghadapi ajang nasional tersebut.
Hal itu disampaikan Marthen saat meninjau venue cabang olahraga biliar di Bandar Lampung, Senin (24/8/2026).
Menurutnya, persiapan Lampung bahkan dinilai lebih matang dibandingkan sejumlah provinsi yang selama ini dikenal kuat dalam ajang Porwanas.
“Saya benar-benar terkejut melihat persiapan Lampung. Bukan hanya venue-nya yang sekelas Jakarta dan sangat bagus, tetapi semangat teman-teman di sini sangat luar biasa,” ujar Marthen.
Ia juga mengapresiasi proses penjaringan atlet yang dilakukan PWI Lampung, termasuk keterlibatan atlet perempuan dalam persiapan menuju Porwanas.
Marthen menyebut, keseriusan tersebut menjadi modal penting bagi Lampung untuk bersaing memperebutkan gelar juara umum.
“Saya baru dari DKI Jakarta dan mengobrol dengan teman-teman di Jawa Barat, persiapannya belum serapi di sini. Di DKI saja, hari ini belum ada seleksi untuk cabang tenis, sementara Lampung sudah sejauh ini,” katanya.
Selain aspek olahraga, Marthen menilai penyelenggaraan Porwanas yang dirangkaikan dengan HPN akan menjadi momentum besar bagi pertumbuhan ekonomi Lampung.
Ia memperkirakan sekitar 3.000 orang akan datang untuk mengikuti Porwanas. Jumlah tersebut berpotensi meningkat menjadi 5.000 hingga 6.000 orang jika ditambah peserta dan tamu HPN.
“Hotel-hotel di Bandar Lampung pasti akan penuh,” ujarnya.
Menurut Marthen, tingginya mobilitas masyarakat menuju Lampung juga menunjukkan daerah ini semakin menjadi tujuan wisata, terlebih setelah adanya akses Jalan Tol Trans Sumatera.
Karena itu, ia meminta pemerintah daerah dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mempersiapkan diri agar mampu menangkap peluang ekonomi dari kedatangan ribuan tamu dari berbagai daerah di Indonesia.
Marthen secara khusus mendorong agar Lampung menyiapkan pusat informasi wisata dan belanja yang mudah diakses para tamu, termasuk sentra oleh-oleh dan produk unggulan daerah seperti kain tapis.
“Persiapkan oleh-oleh yang paling berkesan, misalnya sentra Kain Tapis Lampung. Harus ada panduan belinya di mana,” imbaunya.
Ia mengingatkan agar kualitas produk lokal yang dipasarkan kepada para tamu tetap terjamin. Menurutnya, pengalaman wisatawan dan peserta Porwanas-HPN selama berada di Lampung akan turut menentukan citra daerah.
“Jangan sampai tamu sudah beli mahal, tapi ternyata kualitasnya jelek. Jangan sampai mereka salah beli. Ini menyangkut nama baik Lampung,” tegasnya.
Marthen juga memberikan apresiasi kepada PWI Lampung dan Pemerintah Provinsi Lampung yang dinilainya telah menunjukkan keseriusan menjadi tuan rumah Porwanas sekaligus HPN.
“Baru kali ini Lampung menjadi tuan rumah Porwanas sekaligus HPN. Sebelumnya pernah tuan rumah Porwanas saja, HPN saja, atau Kongres saja, tapi belum pernah bersatu seperti ini,” pungkasnya.
Dengan persiapan yang terus dimatangkan, Porwanas dan HPN 2027 diharapkan tidak hanya menjadi ajang olahraga dan pertemuan insan pers nasional, tetapi juga mampu memberikan dampak langsung terhadap sektor pariwisata, perhotelan, UMKM, serta perekonomian masyarakat Lampung.***

๐ŸŽฌ Lihat Video
โ€” โœ•
๐Ÿ”Š Klik untuk aktifkan suara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *