BERITA  

Uji Respons Pekerja, Pelindo Regional 2 Panjang Simulasikan Penanganan Kebakaran

banner 468x60

Bandar Lampung — Keselamatan pekerja menjadi perhatian utama PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Panjang dalam menghadapi potensi keadaan darurat di lingkungan kerja.
Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Awareness dan Drill Tanggap Darurat K3 yang melibatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandar Lampung serta Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Bandar Lampung. Kegiatan ini juga dihadiri tim Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas I Panjang.
Simulasi difokuskan pada skenario penanganan kebakaran di lingkungan kerja. Para pekerja diuji dalam merespons kondisi darurat, melakukan evakuasi, mengenali area aman, hingga mengikuti prosedur keselamatan yang telah ditetapkan.
General Manager Pelindo Regional 2 Panjang, Hardianto, mengatakan latihan tersebut tidak hanya bertujuan menguji prosedur, tetapi juga membentuk kesiapan mental pekerja ketika menghadapi kondisi darurat.
“Kegiatan ini bukan sekadar simulasi, tetapi menjadi sarana untuk menguji kesiapan kita dalam menghadapi kondisi darurat. Ketika terjadi kebakaran, keselamatan jiwa menjadi prioritas utama,” ujar Hardianto.
Menurutnya, setiap pekerja harus memahami jalur evakuasi, mengetahui titik aman serta mampu mengikuti arahan tim evakuasi secara cepat dan tepat.
Setelah simulasi, kegiatan dilanjutkan dengan peningkatan awareness terkait penanganan kebakaran. BPBD dan Damkarmat memberikan edukasi mengenai potensi bahaya kebakaran, respons awal saat terjadi kebakaran, prosedur evakuasi hingga penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR).
Hardianto menegaskan, kesiapsiagaan harus dibangun melalui latihan yang dilakukan secara berkala. Dengan demikian, pekerja diharapkan tidak panik dan mampu mengambil tindakan sesuai prosedur ketika menghadapi keadaan darurat.
“Kita tidak pernah mengharapkan kejadian kebakaran terjadi, tetapi kita harus selalu siap apabila kondisi tersebut terjadi. Harapannya, setiap pekerja memiliki pengetahuan, keberanian, dan ketenangan untuk mengambil tindakan yang tepat,” katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada BPBD dan Damkarmat Kota Bandar Lampung yang memberikan pemahaman praktis kepada pekerja, mulai dari respons awal, proses evakuasi hingga penanganan kondisi darurat.
Kegiatan Awareness dan Drill Tanggap Darurat K3 ini sekaligus menjadi bagian dari implementasi Business Continuity Management (BCM) di Pelindo Regional 2 Panjang.
Melalui BCM, perusahaan memastikan kesiapan menghadapi berbagai potensi gangguan, sekaligus menjaga keberlangsungan proses bisnis dan mempercepat pemulihan apabila terjadi gangguan yang berdampak pada kegiatan operasional.

🎬 Lihat Video
🔊 Klik untuk aktifkan suara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *