Indonesia dan Arab Saudi Bahas Proyek Kampung Haji dan Optimalisasi Bandara Taibah

banner 468x60

RILISID TV – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman bin Abdulaziz Al Saud menempatkan penguatan fasilitas haji sebagai agenda strategis dalam pertemuan bilateral di Istana Al-Salam, Jeddah, Rabu (2/7/2025).

Menteri Agama Nasaruddin Umar yang turut mendampingi Presiden dalam pertemuan tersebut menyampaikan bahwa isu perumahan jemaah haji dan pemanfaatan Bandara Taibah di Madinah menjadi fokus utama dalam pembicaraan dengan otoritas Kerajaan Arab Saudi.

“Terkait haji, nanti akan dijelaskan lebih lanjut oleh Pak Menko. Namun yang jelas, saya bersama Gus Irfan dan Pak Menko mendengar langsung bahwa seluruh permintaan Presiden RI telah dipenuhi pihak Saudi, termasuk soal kuota haji,” kata Menag dalam keterangan pers di Jeddah.

Ia menambahkan, optimalisasi Bandara Taibah akan dilakukan setelah seluruh infrastruktur perumahan haji selesai dibangun. “Ada pembahasan lanjutan soal pemanfaatan Bandara Taibah setelah perumahan jemaah haji rampung,” ujarnya.

Presiden Prabowo, lanjut Menag, juga menegaskan komitmen pemerintah Indonesia untuk terus meningkatkan kenyamanan jemaah selama menjalankan ibadah haji. “Itu juga jadi salah satu topik pembahasan, bagaimana meningkatkan kualitas layanan dan kenyamanan jemaah haji Indonesia ke depan,” jelasnya.

Dalam pertemuan tersebut, kedua negara juga menyepakati pembentukan Dewan Koordinasi Tertinggi Indonesia-Arab Saudi, sebuah platform strategis yang akan memperkuat kerja sama bilateral lintas sektor. Dewan ini akan dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo dan Putra Mahkota Mohammed bin Salman.

“Dewan ini akan menjadi wadah utama untuk konsultasi tingkat tinggi, dengan struktur tim kerja dan keanggotaan yang akan segera dibentuk,” tutur Menag.

Di bidang ekonomi dan perdagangan, pemerintah Indonesia juga mendorong percepatan finalisasi perjanjian perdagangan bebas antara Indonesia dan negara-negara anggota Gulf Cooperation Council (GCC).

“Presiden menyampaikan harapan agar Putra Mahkota dapat turun langsung mempercepat proses tersebut, mengingat peran sentral beliau dalam struktur GCC,” pungkas Menag.

Pemerintah Indonesia dan Kerajaan Arab Saudi membahas rencana pembangunan Kampung Haji sebagai salah satu agenda strategis dalam kerja sama bilateral kedua negara. Pembahasan tersebut berlangsung dalam pertemuan resmi di Jeddah, Rabu (2/7/2025).

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyatakan bahwa isu pembangunan Kampung Haji telah didiskusikan secara khusus dengan otoritas Saudi. “Terkait rencana pembangunan Kampung Haji, mereka menyampaikan akan membentuk tim kajian bersama untuk mengeksplorasi berbagai kemungkinan kerja sama antara pemerintah Saudi dan Indonesia,” ungkap Zulkifli.

Kepala Badan Penyelenggara Haji, Mochamad Irfan Yusuf, yang turut hadir dalam pertemuan tersebut, menegaskan bahwa tim kajian akan bertugas merumuskan model kerja sama teknis dan menyiapkan aspek regulasi yang diperlukan.

Sementara itu, Menteri Agama Nasaruddin Umar menyebut pembentukan tim kajian merupakan langkah awal yang penting. “Sesuai arahan Presiden, kami bersama Badan Pengelola Haji (BPH) segera menindaklanjuti penyusunan rancangan undang-undang yang akan mengatur pembangunan Kampung Haji ini,” jelasnya.

Menko Zulkifli optimistis proyek Kampung Haji dapat terwujud dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. “Insyaallah, Kampung Haji di era Pak Prabowo akan bisa terwujud. Mohon doanya,” ucapnya.

Zulkifli juga menambahkan bahwa selain isu haji dan umrah, kerja sama Indonesia–Arab Saudi ke depan akan diperluas ke sektor-sektor strategis lain, seperti perdagangan bebas dan energi.

“Selama ini kerja sama kita banyak terfokus pada haji, umrah, dan tenaga kerja. Ke depan, pihak Saudi ingin memperluasnya ke bidang lain yang lebih strategis,” ujarnya.

Dalam pertemuan itu, Indonesia juga menyoroti sejumlah hambatan teknis yang selama ini menghambat ekspor produk ke pasar Arab Saudi. “Karena itu tadi kita sampaikan harapan agar Putra Mahkota dapat turun tangan langsung dalam menyelesaikan persoalan tersebut, mengingat kewenangan beliau yang sangat menentukan,” kata Zulkifli.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RILIS.ID Group Network